Apa Itu Molekul Unsur?

Sahabat Latis, sebelumnya kita sudah mempelajari tentang pengertian molekul. Sekarang, kita akan membahas jenis-jenis molekul seperti molekul unsur.

Lalu, apa itu molekul unsur? Apa saja karakteristiknya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Bimbel Masuk Kedokteran

Semua Hal tentang Molekul Unsur

Apa itu molekul unsur? Sebelum kita menjawab pertanyaan tersebut, mari kita ulang sejenak tentang materi molekul agar lebih paham.

Apa Itu Molekul Unsur?

Molekul disebut sebagai unit terkecil yang dikaitkan dengan senyawa kimia. Ini memberikan sifat kimia yang sama dari senyawa tertentu itu. Karena molekul dibangun dari atom yang disatukan melalui ikatan kimia, terdapat kemungkinan yang signifikan dan beragam dalam bentuk ukuran dan kompleksitas.

Contohnya O_2 untuk rumus molekul oksigen. Jika satu unsur bergabung sebanyak dua kali, maka ini disebut sebagai molekul unsur. Meskipun sama, kita tidak boleh menyebutnya sebagai atom karena adanya ikatan kimia di sana.

Berdasarkan pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa molekul unsur adalah beberapa atom yang sejenis terikat dalam sebuah ikatan kimia.

Molekul Unsur
Source: https://www.freepik.com/

Perbedaan Molekul dan Senyawa

Gas nitrogen (N_2) dan buckminsterfullerene (C_60) diklasifikasikan sebagai molekul karena memiliki satu jenis elemen. Poin pentingnya adalah molekul tidak bergantung pada jenis ikatan yang tercipta ketika atom bergabung.

Sementara itu, senyawa adalah zat yang tersusun atas dua atau lebih unsur yang berbeda. Karbon dioksida (CO_2), Air (H_2 O), garam meja (NaCl), dan klorofil (C_55 H_72 O_5 N_4 Mg) merupakan beberapa contoh senyawa.

Kenapa disebut dengan senyawa?

Coba perhatikan lagi unsur tersebut. Jika kalian menemukan adanya sekumpulan atom yang berbeda, itulah jawaban yang tepat untuk pertanyaan itu. Misalnya Air (H_2 O) adalah senyawa molekul karena dibentuk lebih dari satu jenis unsur oleh ikatan molekul.

Baca juga :  Informasi Penting SIMAK UI: Cara Daftar Sampai Cara Cek Hasil Simak UI

Asal Mula Molekul Unsur

Molekul unsur pada awalnya digunakan sebagai referensi untuk memeriksa masalah terkait gas, cairan, benda padat, udara, dan lainnya. Tradisi Jepang, India, dan Yunani merujuk pada lima elemen seperti tanah, air, api, udara, dan aether.

Aristoteles membuat konsep baru tentang kelima elemen itu sebagai “elemen murni”. Ketika penelitian berlanjut, banyak ilmuwan terkemuka yang mendeskripsikan elemen tersebut seperti Antoine Lavoisier, Robert Boyle, dan Dmitri Mendeleev.

Lavoisier merupakan orang pertama yang membuat daftar unsur-unsur kimia. Sementara itu, Mendeleev menjadi orang pertama yang menyusun unsur-unsur berdasarkan nomor atomnya pada sebuah tabel yang disebut sebagai “Tabel Periodik”.

Ternyata penelitian ini semakin berkembang hingga muncullah karya Henry Moseley. Beliau menyatakan bahwa nomor atom suatu atom dinyatakan secara fisik oleh muatan nuklirnya.

Klasifikasi Molekul Unsur

Molekul unsur dikelompokkan menjadi empat kategori yaitu monoatomik, diatomik, triatomik, dan poliatomik. Pengelompokkan tersebut dilakukan berdasarkan jumlah atom yang ada di molekul.

Monoatomik

Monoatomik terdiri dari kata “mono” dan “atomik”. Di mana dapat kita artikan seluruhnya adalah atom tunggal. Molekul unsur yang dapat dikatakan monoatomik adalah gas mulia.

Kenapa demikian?

Ini karena gas mulia bersifat tidak reaktif. Seperti halnya Helium (He), Argon (Ar), Neon (Ne), Radon (Rn), Kripton (Kr), dan Xenon (Xe).

  • Helium biasa digunakan untuk mengisi balon karena tingkat kerapatannya yang rendah.
  • Argon diaplikasikan pada lampu demi mencegah pembakaran filamen.
  • Neon dimanfaatkan dalam pembuatan papan iklan.
  • Radon dimanfaatkan dalam sistem peringatan gempa dan radioterapi.
  • Kripton digunakan sebagai lampu kilat untuk keperluan fotografi.
  • Xenon digunakan untuk antiseptik dan obat bius.

Diatomik

Sebuah molekul yang terdiri dari dua atom yang kita sebut sebagai molekul unsur diatomik. Molekul ini memiliki 2 atomisitas. Beberapa contohnya yaitu Hidrogen (H2), Oksigen (O2), dan Nitrogen (N2).

  • Hidrogen dimanfaatkan dalam mengindikasi kebocoran gas, bahan bakar transportasi, dan bahan dasar produksi pupuk.
  • Oksigen berguna dalam proses respirasi, sistem peredaran darah, bahan peledak, stok medis, dan pencegahan perkembangan sel anaerob.
  • Nitrogen digunakan untuk pendingin, dermatologis, dan pembunuh bakteri.
Baca juga :  Total Passing Grade di Kampus Universitas Indonesia

Triatomik

Molekul unsur triatomik merupakan molekul yang tersusun atas tiga atom unsur yang sama. Seperti halnya ozon (O3) yang memiliki atomisitas 3. Ozon berfungsi sebagai pelindung bumi dari radiasi sinar ultraviolet. Sehingga sinar tersebut tidak terpapar secara langsung ke bumi.

Poliatomik

Molekul ini tersusun atas empat atom atau lebih, misalnya fosfor (P4) dan belerang (S8).

  • Fosfor digunakan untuk memproduksi bantalan, batang las, pegas, gembok, senar gitar, kawat gigi, pencuci pisau, busing lengan, baut, dan mur.
  • Belerang dimanfaatkan sebagai bubuk mesiu dan fungisida. Selain itu, belerang juga digunakan untuk produksi asam sulfat, aki mobil, pengolahan air, ekstraksi mineral, penyulingan minyak, pembuatan semen, pestisida, dan detergen. Beberapa produsen juga menjadikan belerang sebagai bahan baku produk kecantikan. Ini karena belerang dinilai ampuh mengangkat sel kulit mati dan mengatasi jerawat.
Molekul Unsur
Source: https://www.freepik.com/

Struktur Molekul Unsur

Unsur dikelompokkan berdasarkan nama, nomor atom, titik didih, titik leleh, lambang, energi ionisasi, dan kerapatan. Pada Tabel Periodik, unsur-unsur tersebut disusun sesuai dengan nomor atom, sifat kimia, dan simbol.

Nomor atom; diwakili dengan huruf Z yang melambangkan jumlah proton pada inti atom suatu unsur. Misalnya karbon memiliki 6 proton dalam nukleusnya dan untuk Karbon, Z = 6. Jumlah proton juga menunjukkan muatan listrik. Sedangkan sifat kimia dapat dilihat dari jumlah elektron yang ada dalam nukleus.

Massa atom; huruf A menunjukkan massa atom suatu unsur yang merupakan jumlah total proton dan neutron dalam inti atom suatu unsur.

Isotop; unsur yang memiliki jumlah proton yang sama dalam nukleusnya dengan jumlah neutron yang berbeda.

Alotrop; atom suatu unsur yang bisa membentuk ikatan lebih dari satu cara sehingga membuat sifat kimianya berbeda. Untuk membentuk intan dan grafit, maka karbon membuat ikatan bersama tetrahendron.

Baca juga :  Ini Jurusan di UI yang Peminatnya Sedikit, Patut Dicoba!

Baca juga: Bimbel Karantina Kedokteran

Itulah ulasan tentang molekul unsur. Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dengan menghubungi tim Simak UI by Latis Education.

Yuk ikutan bimbingan belajar Simak UI. Di sini, kalian bisa mengetahui apa saja persiapan untuk masuk UI. Ikut Supercamp, bimbingan intensif dengan tutor berpengalaman, dan masih banyak lagi.

Penasaran dengan program lainnya? Yuk klik www.simakui.id atau kalian juga bisa menghubungi tim kami di 087781609961 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Jangan sampai ketinggalan yaaaah!

Source:

https://www.toppr.com/guides/chemistry/atoms-and-molecules/molecule-and-molecule-of-elements/

https://collegedunia.com/exams/molecule-definition-types-classification-molecule-of-elements-science-articleid-3004

https://www.diffen.com/difference/Compound_vs_Element

https://byjus.com/physics/monatomic-gases/

https://manoa.hawaii.edu/exploringourfluidearth/chemical/chemistry-and-seawater/atoms-and-molecules#:~:text=Elements%20can%20be%20made%20of,are%20not%20drawn%20to%20scale.&text=Some%20elements%20are%20monatomic%2C%20meaning,Helium%20(He%2C%20see%20Fig

https://www.google.com/amp/s/materiipa.com/contoh-gas-monoatomik-dan-diatomik/amp

Simak UI

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tim SIMAK UI.id ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les Privat SIMAK UI/SBMPTN kepada tim kami.