privat simak ui, bimbel simak ui terbaik, Les simak ui, Bimbel simak ui, Persiapan simak ui, les privat simak ui, bimbel kki ui, bimbel simak kki, bimbel simak kki ui, bimbel jaminan masuk ui, supercamp ui, karantina ui, bimbel alumni ui, bimbel ui

Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 (Bahasa Indonesia), Soal & Pembahasan

Halo sahabat SIMAK UI!

Soal kemampuan dasar menjadi salah satu ujian yang harus dihadapi oleh para siswa yang bercita-cita tinggi untuk melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Indonesia. Salah satu tahapan penting dalam SIMAK UI adalah ujian kemampuan dasar, yang menjadi penentu awal keberhasilan calon mahasiswa.

Baca juga: bimbel sbmptn 

 

Apa Itu Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017?

Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 (Bahasa Indonesia), Soal & Pembahasan
Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 (Bahasa Indonesia), Soal & Pembahasan

Sumber: Freepik

Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 adalah ujian tertulis yang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar calon mahasiswa dalam berbagai aspek. Ujian ini mencakup sejumlah mata pelajaran kunci, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Pengetahuan Sosial dan Humaniora. Desain soalnya didasarkan pada standar kurikulum pendidikan tinggi dan diarahkan untuk mengidentifikasi potensi serta kesiapan akademis calon mahasiswa.

Baca juga: bimbel utbk

 

Struktur Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017

Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 (Bahasa Indonesia), Soal & Pembahasan

Sumber: Freepik

Penggunaan bahasa yang baik dan benar menjadi perhatian utama dalam bagian ini. Calon mahasiswa diuji dalam kemampuan membaca dan memahami teks, menulis esai, serta penguasaan tata bahasa.

 

Baca juga: les privat 

 

Soal Bahasa Indonesia

Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 (Bahasa Indonesia), Soal & Pembahasan

Sumber: Freepik

Simak soal kemampuan dasar berikut ini:

 

Bacaan berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 16-20.

Sariawan merupakan suatu kelainan selaput lendir mulut, yang ditandai dengan adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut, bibir atas, dan lidah. (2) Nama lainnya adalah stomatitis. (3) Sariawan dapat terjadi pada mukosa mulut di daerah bibir, pipi bagian dalam, atau lipatan gusi dengan daging pipi atau bibir. (4) Selain itu, sariawan dapat juga terjadi di langit-langit, bawah lidah, permukaan lidah, bahkan amandel. (5)Sariawan memang bukan penyakit yang serius atau mengancam jiwa. (6) Namun, kondisi ini amat mengganggu. (7) Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut, sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat sehingga membuat orang susah makan dan berbicara. (8) Pada anak-anak, sariawan akan menyebabkan turunnya nafsu makan sehingga akhirnya menjadi penurunan berat badan.

Baca juga :  Barisan dan Deret: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal

Penyebab sariawan beragam. (10) Salah satunya adalah infeksi. (11) lnfeksi yang sering adalah infeksi virus, seperti herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut. (12) Rasa perih dapat muncul 24 hingga 48 jam dan bertahan 3 hingga 4 hari. (13) Kemudian, baru tumbuh lembaran fibrin putih sehingga nyeri berkurang dan sembuh dalam 7-10 hari. (14) Faktor lain yang menyebabkan sariawan adalah kesalahan menggosok gigi. (15) Apalagi jika menggosoknya tidak benar dan tidak hati-hati.

16. Penulisan kata yang SALAH pada bacaan di atas adalah …

A. Stomatitis

B. Mukosa

C. Amandel

D. Simplex

E. Fibrin

 

17. Gagasan utama di dalam kalimat (7) adalah …

A. Ukurannya kecil dan tersembunyi di rongga mulut

B. Sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri

C. Sariawan membuat orang susah makan

D. Ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi

E. Sariawan membuat susah makan dan bicara

 

18. Kalimat yang TIDAK efektif adalah kalimat …

A. 2

B. 6

C. 12

D. 13

E. 15

 

19. Penggunaan kata berimbuhan yang SALAH terdapat pada kalimat …

A. 5

B. 7

C. 8

D. 9

E. 14

 

Bacaan berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 20

Masyarakat Sumba memiliki tradisi yang berkaitan dengan panen. (2) Tradisi bau nyale yang berarti ‘menangkap nyale, si cacing laut; telah diadakan sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. (3) Kegiatan menangkap cacing langka ini merupakan tradisi. (4) Selain cacing itu hanya keluar setahun sekali, cacing ini pun bermakna kesuburan bagi masyarakat Sumba Barat.

Selain sebagai sumber makanan dan kesuburan, nyale dapat menggambarkan panen warga. (6) Hal itu langsung tergambar pada warna nyale saat penagkapan. (7) Menu rut kepercayaan penduduk setempat, panen akan melimpah apabila nyale yang keluar berwarna lengkap, yaitu putih, hitam, hijau, kuning, dan cokelat. (8) Warna itu juga menentukan pula banyak sedikitnya hujan yang akan turun ketika bertanam. (9) Makin banyak nyale keluar, hasil panen makin berlimpah.

Baca juga :  Kerajaan-kerajaan di Nusantara: Jejak Sejarah Kejayaan dan Kebudayaan | SIMAK UI SOSHUM

(10) Setelah menangkap nyale, masyarakat Sumba Barat mensyukurinya dengan perayaan pasola. (11) Pasola berasal dari kata sola, yaitu ‘tombak; dan pa yang berarti ‘permainan’
sehingga kata pasola berarti ‘permainan tombak: (12) Pasola merupakan kegiatan permohonan restu kepada Sang Dewa. (13) Dalam kegiatan itu, para peserta bertarung sambal mengendarai kuda. (14) Para peserta-peserta saling melemparkan tombak kayu kepada lawannya. (15) Kadang-kadang, hal itu dapat melukai tubuh peserta hingga darah mengalir. (16) Namun, hal tersebut justru dinantikan. (17) Tetes darah yang membasahi tanah merupakan tanda kesuburan panen berikutnya.

20. Gagasan pokok pada bacaan di atas adalah …

A. Kegiatan menangkap nyale di Sumba Barat

B. Tradisi paso/a pada masyarakat Sumba Barat

C. Kegiatan di Sumba Barat yang masih bertahan

D. Tradisi masyarakat Sumba pada saat panen

E. Kegiatan masyarakat Sumba saat nyale dan pasola

 

Baca juga: les privat jakarta 

Pembahasan soal kemampuan dasar

Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 (Bahasa Indonesia), Soal & Pembahasan

Sumber: Freepik

Simak pembahasan soal kemampuan dasar berikut ini:

16. Penulisan kata yang salah pada teks tersebut terdapat pada kalimat lnfeksi yang  sering adalah infeksi virus, seperti herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan
mulut. Kata herpes simplex seharusnya ditulis herpes simpleks.

JAWABAN:D

17. Gagasan pokok adalah inti kalimat yang menjadi dasar pengembangan sebuah kalimat. Selain mencari kalimat utamanya, gagasan pokok juga dapat ditentukan dengan mengidentifikasi setiap unsur dalam kalimat dan mengubah kalimat menjadi bentuk pasif. Gagasan pokok kalimat terletak pada unsur subjek kalimat. Subjek pada kalimat tersebut terdapat pada frase “sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri”: Baru kemudian dikembangkan dengan unsur kalimat yang lain, Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut (Keterangan}, sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri (Subyek) sehingga membuat orang susah makan dan berbicara (Predikat).

Baca juga :  Materi Penyimpangan & Pengendalian Sosial, Soal & Pembahasan | SOSIOLOGI SIMAK UI SOSHUM

JAWABAN:B

18. Pada dasarnya pengertian kalimat tidak efektif adalah kalimat-kalimat yang tidak memiliki sifat kalimat efektif, yang ditandai dengan penggunaan kata yang bores, tidak bervariasi, tidak memiliki kesatuan, tidak legis, dan tidak adanya penekanan (kalimat mengambang). Di antara pilihan jawaban yang disediakan, hanya kalimat (15) yang salah karena tidak memiliki unsur kalimat subjek di dalamnya.

JAWABAN:E

19. Penggunaan kata berimbuhan yang salah terdapat pada kalimat (8) Pada anak-anak sariawan akan menyebabkan turunnya nafsu makan sehingga akhirnya menjadi penurunan berat badan. Kata menjadi seharusnya menggunakan kata terjadi karena kata selanjutnya menunjukkan hasil proses turunnya berat badan.

JAWABAN:C

20. Gagasan pokok/pokok masalah adalah inti wacana yang menjadi dasar pengembangan sebuah wacana yang umumnya dapat ditemukan dalam sebuah kalimat utama. Gagasan pokok dapat berupa kata kunci yang sering diulang-ulang pemaparannya. Selanjutnya, jika kita perhatikan teks tersebut secara umum memaparkan tentang tradisi masyarakat Sumba saat panen. Hal ini diperjelas dengan adanya kegiatan menangkap nyale dan tradisi pasola. Dengan demikian, pokok masalah dari wacana tersebut adalah tradisi masyarakat Sumba saat panen.
JAWABAN:D

 

Jadi, apa lagi yang ditunggu? Hubungi kami segera di line telepon (021) 77844897 atau kamu juga bisa menghubungi kami via 0896-2852-2526. Atau klik www.simakui.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 

Sampai ketemu di SIMAK UI

 

Referensi :

  1. Brilio.net
  2. Detik.com

 

1 thought on “Soal Kemampuan Dasar SIMAK UI 2017 (Bahasa Indonesia), Soal & Pembahasan”

  1. Pingback: Soal Kemampuan IPA SIMAK UI 2017 (Kimia), Soal & Pembahasannya | Bimbel Simak UI : Karantina UI & Les Privat Simak UI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tim SIMAK UI.id ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les Privat SIMAK UI/SNBT kepada tim kami.