bimbel masuk ui karantina ui terbaik

Perang Dunia dan Perang Dingin: Soshum SIMAK UI

Perang dunia dan perang dingin sama-sama melibatkan kedua negara atau lebih. Setelah sebelumnya kita membahas mengenai hubungan kerjasama Internasional, tidak sedikit yang kemudian menimbulkan selisih paham hingga mencetuskan terjadinya perang.

Sejarah Perang Dunia dan Perang Dingin

Perang Dunia dan Perang Dingin

Hingga awal abad ke-20, sebagian besar kekuasaan negara-negara Eropa dipegang oleh dinasti kerajaan. Negara-negara besar seperti Inggris, Jerman, Austria-Hongaria, dan Rusia bahkan memiliki koloni-koloni jajahan.

Keinginan mereka adalah menjaga kerajaan tetap kuat dan melihat negara lain mengambil alih wilayah baru sebagai ancaman. Oleh karena itu, masing-masing negara menjalin hubungan diplomatik dan aliansi untuk menjaga stabilitas negara.

Pada masa itu, Pangeran Franz Ferdinand adalah putra mahkota kerajaan Austria-Hongaria. Sosoknya dianggap sebagai ancaman bagi kelompok revolusioner Serbia yang wilayahnya merupakan bagian dari Austria-Hongaria.

Namun beliau terbunuh bersama istrinya di mobil saat inspeksi pasukan kekaisaran yang ditempatkan di Bosnia dan Herzegovina. Tragedi ini lantas menyebabkan krisis kekuatan politik di Eropa, terutama bagi Austria-Hongaria dan Rusia.

Rusia melakukan mobilisasi militer, dan Jerman melihat bahwa mereka juga terikat. Mereka tidak ingin melawan Rusia dan sekutunya Prancis di dua front secara bersamaan, Sebab itu menjadi keharusan untuk menjatuhkan militer Prancis dari perang sebelum Rusia siap berperang. Jerman menyatakan perang terhadap Rusia pada 1 Agustus, dan dua hari kemudian menyatakan perang terhadap Prancis.

Sejak saat itu, Perang Dunia pertama berlangsung dengan dua kubu. Kubu triple entente yang terdiri atas Inggris, Prancis, dan Rusia, serta kubu triple alliance yang dibentuk oleh Jerman, Italia, dan Austria-Hongaria.

Setelah berperang selama lima tahun (1914-1918), kubu triple entente memenangkan peperangan

Dunia kembali tenang hingga tercetus Perang Dunia II.

Baca juga :  Struktur Sosial, Differensiasi, Stratifikasi: Soshum SIMAK UI

Perang Dunia II

Terjadi di beberapa wilayah seperti Afrika Utara, Eropa Barat dan Timur, serta Asia Pasifik. Kedua blok tersebut saling berebut negara koloni untuk dikuasai.

Awalnya, Jerman yang dipimpin Hitler menyerang wilayah Polandia pada 1 September 1939 dan menyatakan perang besar.

Mereka juga mendatangi Prancis sampai akhirnya menguasai wilayah tersebut.  Jerman pun ikut menyerang Mesir yang merupakan negara koloni Inggris agar seluruh negara di Asia mampu ia kuasai. Tapi nyatanya, Jerman kalah dan tidak mampu merebut Mesir.

Di wilayah Eropa, Jerman berusaha menyerang Inggris dengan cara mengirimkan kapal selam sampai Inggris terdesak dan dibantu oleh AS. Sayangnya Jerman pada akhirnya tetap kalah.

Di Asia Pasifik, Jepang berusaha menjadikan negara China sebagai koloninya. Dalam proses menguasai negara di Asia, Jepang mendahulukan untuk menyerang AS. Peperangan ini terhenti ketika Jepang dibom atom oleh Amerika.

Akhirnya, di tahun 1945 Perang Dunia 2 berakhir yang ditandai penyerahan dari Jerman.

Perang Dingin

Adalah perang antara Amerika Serikat(AS) dan Uni Soviet(USSR) yang terjadi karena perbedaan ideologi tanpa konfrontasi langsung. Penyebabnya adalah:

Pertama, AS dan USSR memiliki ideologi yang berbeda dimana AS menganut demokrasi – kapitalis sedangkan USSR menganut komunis – sosialis. Itulah kenapa perang dingin identik dengan perkembangan ideologi. Mereka sama-sama merasa bahwa ideologi masing-masing yang paling benar dan bagus.

Di satu sisi, AS khawatir dengan meluasnya pengaruh komunis di Eropa timur. Di sisi lain, USSR tidak terima karena AS sering menganggap USSR tidak sah di komunitas internasional.

Untuk menyebarluaskan ideologi dan ekspansi kekuatan, mereka ingin negara lain ikut menganut ideologi mereka. Itulah sebabnya di Perang Dingin, dua negara adidaya ini berlomba-lomba mempengaruhi negara-negara lain dengan memberi bantuan dan membangun pasukan. Lalu, mereka membiarkan negara-negara yang mereka bantu bermusuhan.

Baca juga :  Pendudukan Jepang dan Kemerdekaan RI: Soshum SIMAK UI

Kedua, ada alasan kuat bagi US dan USSR untuk tidak perang secara langsung: Nuklir. Sebagai catatan, kekuatan senjata nuklir ratusan atau bahkan ribuan kali lipat lebih kuat dibanding bom atom. Bercermin dari kejadian Bom Atom di Kota Hiroshima dan Kota Nagasaki, jelas menjadi ide buruk untuk saling serang dengan senjata yang lebih dahsyat lagi. Bisa-bisa dua negara ini malah sama-sama hancur lebur. Nah, karena alasan tersebut, AS dan USSR akhirnya perang melalui penyebaran pengaruh ideologi dan aliansi yang telah mereka buat.

Contoh Soal Perang Dunia dan Perang Dingin

1. Nama aliansi yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia adalah ….

Jawab: Triple Aliance

2. Pada akhir perang dunia, banyak negara-negara jajahan Eropa mendapatkan kemerdekaannya seperti India bahkan Indonesia. Kebebasan ini dinamakan .…

Jawaban: Dekolonisasi

Nah, itu dia penjelasan mengenai Perang Dunia dan Perang Dingin. Apabila ada pertanyaan atau pendapat yang ingin disampaikan, bisa langsung serukan dikolom komentar dibawah ya.

Hubungi kami di 089628522526 atau Head Office kami 021-77844897 di setiap senin s.d jumat 09.00-17.00. Anda bisa menemui kami langsung di kantor Ocean Terrace Residence Blok E1 No.1 Jalan Tole Iskandar, Tirtajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Simakui.id melayani les privat untuk semua wilayah Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Tim SIMAK UI.id ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les Privat SIMAK UI/SBMPTN kepada tim kami.