karantina ui

Barisan dan Deret: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal

Halo, Sahabat SIMAK UI!

Barisan dan deret adalah konsep matematika yang mungkin terdengar rumit pada awalnya, tetapi sebenarnya memiliki aplikasi yang menakjubkan dalam berbagai bidang ilmu. Tidak percaya? Mari kita jelajahi kedua konsep ini lebih mendalam, memahami esensi keduanya, dan mengapa mereka penting dalam dunia matematika dan di luar daripada itu.

Simak pembahasan berikut ini selengkapnya sampai habis!

Baca juga: bimbel sbmptn 

Apa Itu Barisan dan Deret?

supercamp ui - barisan dan deret

Sumber: Freepik

Berdasarkan pengertiannya, barisan adalah urutan bilangan yang disusun dalam pola tertentu. Setiap elemen dalam barisan memiliki posisi uniknya dan hubungan dengan elemen-elemen sebelumnya. Barisan bisa meningkat (bertambah) atau menurun (berkurang) dalam pola tertentu, atau bahkan tetap pada nilai tertentu.

Sedangkan deret merupakan hasil penjumlahan dari suatu barisan. Ketika elemen-elemen barisan dijumlahkan, kita mendapatkan deret. Deret dapat berupa deret tak hingga, yang berarti penjumlahannya tidak berhenti pada suatu titik, atau deret hingga, yang memiliki jumlah elemen terbatas.

Sejatinya, barisan dan deret adalah dua konsep yang terkait dalam matematika, tetapi keduanya tidaklah sama. Mari Latis jelaskan perbedaan di antara keduanya:

Barisan

Seperti penjelasan di atas, barisan merupakan urutan bilangan yang diatur dalam suatu pola tertentu. Setiap elemen dalam barisan memiliki posisi uniknya sendiri. Barisan bisa meningkat (bertambah) atau menurun (berkurang) dalam pola tertentu, atau bahkan tetap pada nilai tertentu.

Contoh barisan misalnya (1, 2, 3, 4, 5, …) untuk barisan bilangan bulat ganjil atau (2, 4, 6, 8, 10, …) untuk barisan bilangan genap.

Baca juga: bimbel utbk 

Deret

Untuk deret sendiri merupakan hasil penjumlahan dari suatu barisan. Ketika elemen-elemen dalam barisan dijumlahkan, kita mendapatkan deret. Deret bisa berupa deret tak hingga, yang berarti penjumlahannya tidak berhenti pada suatu titik, atau deret hingga, yang memiliki jumlah elemen terbatas.

Contoh deret misalnya deret aritmatika (1 + 2 + 3 + 4 + 5 + …) atau deret geometri (2 + 4 + 8 + 16 + …).

Jadi, intinya, barisan adalah urutan bilangan yang diatur dan teratur, sementara deret adalah hasil penjumlahan dari barisan itu sendiri. Meskipun keduanya saling berkaitan, namun keduanya tetaplah konsep yang berbeda dalam matematika.

Mengapa Barisan dan Deret Penting?

bimbel ui

Sumber: Freepik

Pertanyaannya adalah mengapa materi satu ini penting? Berikut jawabannya!

Baca juga: Soal Fungsi Kuadrat beserta Pembahasannya

1. Matematika Terapan

Barisan dan deret memiliki banyak aplikasi dalam matematika terapan, seperti dalam pembuatan model ekonomi, ilmu fisika, dan statistik. Mereka membantu dalam memodelkan dan menganalisis fenomena berulang dalam kehidupan sehari-hari.

2. Optimasi dan Algoritma

Dalam ilmu komputer dan teknik, pemahaman tentang barisan dan deret penting dalam pengembangan algoritma optimasi dan analisis kinerja sistem komputasi. Mereka membantu dalam menghitung kompleksitas algoritma dan mengoptimalkan kinerja sistem.

3. Keuangan dan Bisnis

Dalam dunia keuangan dan bisnis, barisan dan deret digunakan dalam analisis risiko, peramalan keuangan, dan pengelolaan portofolio investasi. Mereka membantu dalam memahami pola-pola dalam data keuangan dan membuat keputusan yang lebih baik.

Rumus Barisan dan Deret

bimbel simak ui - barisan dan deret

Sumber: Freepik

Agar kalian semakin memahami materi satu ini dengan cara yang super praktis, berikut adalah penjelasan singkat tentang rumus-rumus yang sering digunakan dalam barisan dan deret:

Baca juga: les privat 

Rumus Barisan

1. Barisan Aritmatika

Rumus Umum:

( an = a1 + (n – 1) x d)

Di mana:

  • (an): suku ke-n dalam barisan
  • ( a1): suku pertama dalam barisan
  • (d): selisih antara dua suku berturut-turut

2. Barisan Geometri

Rumus Umum:

( an = a1 x r^{(n-1)})

Di mana:

  • (an): suku ke-n dalam barisan
  • (a1): suku pertama dalam barisan
  • (r): rasio antara dua suku berturut-turut

Rumus Deret

1. Deret Aritmatika

Jumlah Deret:

(Sn = {n} / {2} x (a1 + an))

Di mana:

  • (Sn): jumlah (n) suku pertama dalam deret
  • (a1): suku pertama dalam deret
  • (an): suku terakhir dalam deret
  • (n): jumlah suku dalam deret

2. Deret Geometri

Jumlah Deret Tak Hingga:

(S = {a1} / {1 – r})

Di mana:

  • (S): jumlah tak hingga dari deret geometri
  • (a1): suku pertama dalam deret
  • (r): rasio antara dua suku berturut-turut

Jumlah Deret Hingga:

(Sn = a1 x {1 – r^n} / {1 – r})

Di mana:

  • (Sn): jumlah (n) suku pertama dalam deret
  • (a1): suku pertama dalam deret
  • (r): rasio antara dua suku berturut-turut
  • (n): jumlah suku dalam deret

Rumus-rumus dasar di atas adalah rumus yang sering digunakan dalam barisan dan deret. Dengan menggunakan rumus-rumus tersebut, kalian dapat dengan mudah menghitung suku-suku dalam barisan dan jumlah deret yang diberikan di dalam soal.

Contoh Soal dan Penyelasaiannya

barisan dan deret

Sumber: Freepik

Pelajari contoh soal-soal barisan dan deret berikut ini beserta penjelasan jawabannya!

Contoh Soal Barisan

1. Barisan Aritmatika

Diketahui suatu barisan aritmatika memiliki suku pertama (a1 = 3) dan selisih antara dua suku berturut-turut (d = 4). Tentukan suku ke-5 dalam barisan tersebut.

Penyelesaian:

Kita dapat menggunakan rumus umum untuk barisan aritmatika dari contoh soal di atas:

[ an = a1 + (n – 1) x d ]

Dengan menggantikan nilai ( a1 = 3 ), ( d = 4 ), dan ( n = 5 ) ke dalam rumus tersebut, kita dapat menghitung suku ke-5:

[ a5 = 3 + (5 – 1) x 4 = 3 + 4 x 4 = 3 + 16 = 19 ]

Jadi, suku ke-5 dalam barisan aritmatika tersebut adalah 19.

2. Barisan Geometri

Diketahui suatu barisan geometri memiliki suku pertama ( a1 = 2 ) dan rasio antara dua suku berturut-turut ( r = 3 ). Tentukan suku ke-4 dalam barisan tersebut.

Penyelesaian:

Kita dapat menggunakan rumus umum untuk barisan geometri:

[ an = a1 x r^{(n-1)} ]

Dengan menggantikan nilai ( a1 = 2 , ( r = 3 ), dan ( n = 4 ) ke dalam rumus tersebut, kita dapat menghitung suku ke-4:

[ a4 = 2 x 3^{(4-1)} = 2 x 3^3 = 2 x 27 = 54 ]

Jadi, suku ke-4 dalam barisan geometri tersebut adalah 54.

Contoh Soal Deret

Baca juga: Pengertian dan Contoh Bilangan Eksponen

1. Deret Aritmatika

Diketahui suatu deret aritmatika memiliki suku pertama ( a1 = 2 ), suku ke-10 ( a{10} = 20 ), dan jumlah suku dalam deret ( n = 10 ). Tentukan jumlah total dari deret tersebut.

Penyelesaian:

Kita dapat menggunakan rumus untuk jumlah deret aritmatika:

[ Sn = {n} / {2} x (a1 + an) ]

Dengan menggantikan nilai ( a1 = 2 ), ( a{10} = 20 ), dan ( n = 10 ) ke dalam rumus tersebut, kita dapat menghitung jumlah total dari deret:

[ S{10} = {10} / {2} x (2 + 20) = 5 x 22 = 110 ]

Jadi, jumlah total dari deret aritmatika tersebut adalah 110.

2. Deret Geometri

Diketahui suatu deret geometri memiliki suku pertama ( a1 = 5 ), rasio antara dua suku berturut-turut ( r = 2 ), dan jumlah suku dalam deret ( n = 4 ). Tentukan jumlah total dari deret tersebut.

Penyelesaian:

Kita dapat menggunakan rumus untuk jumlah deret geometri hingga suku ke-n:

[ Sn = a1 x {1 – r^n} / {1 – r} ]

Dengan menggantikan nilai ( a1 = 5 ), ( r = 2 ), dan ( n = 4 ) ke dalam rumus tersebut, kita dapat menghitung jumlah total dari deret:

[ S4 = 5 x {1 – 2^4} / {1 – 2} = 5 x {1 – 16} / {-1} = 5 x {-15} / {-1} = 5 x 15 = 75 ]

Jadi, jumlah total dari deret geometri tersebut adalah 75.

Jika kalian masih memiliki pertanyaan seputar materi barisan dan deret, konsultasikan segera dengan tim pengajar profesional dan berpengalaman kami sekarang!

Jadi, apa lagi yang ditunggu? Hubungi kami segera di line telepon   (021) 77844897   atau kamu juga bisa menghubungi kami melalui   0896-2852-2526  . Atau klik   www.simakui.id   untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sampai bertemu di SIMAK UI!

 

Referensi :

  1. Aku Pintar
  2. MauKuliah

bimbel alumni ui

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tim SIMAK UI.id ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les Privat SIMAK UI/SNBT kepada tim kami.